25.5.08

Imigrasi pendatang: berapa lama yg wajar ?

24 May, 5:40 AM changi terminal 3 : salam, peluk,cium, DAN ingat pesan-pesan mami yaa
~ *** ~

text sms dari Pras,
25 May 1:00 PM (waktu singapura) :
"Mami, me n arif sleep at chicago airport. We miss the plane coz immigration was very long. The next plane available is tmr 8 am."

~ *** ~

Berapa lama di imigrasi ?

Hari gini anak-anakku "nyangkut' di imigrasi bandara O'Hare. Yah ngga nyangkut cuma laamaaa sekali. kok bisa? Anak-anak bawa surat-surat sudah komplit. super komplit sampe bawa-bawa kopian DS156 segala. H1B (surat keterangan kerja) bapanya pun dibawa bawa juga. Padahal visa anak-anak 5 tahun, multiple-entry, seharusnya kan sudah memadai.

Emang kalo ngelepas anak-anak pergi sendiri, ngga afdol kalo kita ngga pake deg-deg-an :)




15.5.08

day 10 with linux

Melalui 10 hari eksklusif dengan linux.(setting tetap dengan dual OS, buat jaga jaga) Ternyata tanpa jendela pun browsing, multimedia, open office semua lancar dan rasanya lebih stabil dan cepat. Selain Open Office nya pun bisa buka dokumen yang berformat si MS Ofis, dia juga bisa meng create pdf file (yaay). Menarik lagi ada si GNUCash, sebagai ganti MSMoney, walaupun sekarang2 ini sudah malas membuat pembukuan yang rapi. Alhasil open office Calc (mirip sekali excel) sudah memadai. Errrh, ada satu hal yang masih belum bisa. Internet banking nya dbs. ! Katanya sih dia support juga mozilla tapi cuma untuk Mac dan jendela saja. Hmm, masih bisa di utak atik lagi ngga ya ...


5.5.08

Me Ngoprek

Semangat me-'ngoprek'. (Belum cek lagi, ini bahasa yang benar atau bukan)

Itulah. Setelah buang duit untuk anti virus anti spyware/malware. Buang waktu dengan jendela updates. Sempat terkena trojan beberapa kali. Malah, kemudian dapat hadiah laptop (ini sih tidak nyambung) dari suami komplit dengan M*Ofis 2007 kok malah jadi nga produktif.

Ada yang saranin pake D**pF*****. Sayang kemaren waktu pake jendela XP harusnya pake konsep ini memang ampuh. Tetapi dengan laptop baru, Ah ternyata kok belum cocok dengan si V**ta.
Printer baru setahun beli nga kompatible. Walau akhirnya bisa sih donlot 'driver' yang sesuai dari si pembuat.
Modem yang berumur 2 tahunan tidak kompatible dengan si V***a.

Di '30 days with Linux' ternyata itu dan problem lain adalah biasa di V****.
Ingin juga punya software mind-mapping yang agak lumayan.(Bisa buat tugas-tugasnyanya anak-anak tapi bisa juga buat emaknya)
Pun ternyata jika OS nya si jendela, yang 'gratisan' kebanyakan nya terbatas fitur2nya. Belum lagi 'updates' nya yang secara berkala itu cukup repot.
Nampaknya VyM dan LaTex asik juga tuh. Mana gratis lagi kan.
Setelah sekian lama, iya juga ya, mengapa harus tergantung dengan si jendela.
Jaman dulu, sewaktu jadi tukang sering juga main-main si unix. Apa sekarang sanggup 'ngoprek' dan jadi pemula di linux?
Mudah-mudahan tidak mengganggu jadwal arisan dan pengajian yang memang sudah minim sempat datang :)
Biar niatnya terealisasi, makanya ditulis dulu disini. Rencana nya pasang dual OS dulu lah. Bismillaah, si Jendela di C dan Ubuntu di D. Gimana?
Insya Allah sambung lagi...

12.9.07

nemu kuntum indonesia

dalam rangka rindu dg si nomor dua, yg udah tinggal di hall nun jauh di boon lay sana...en.. pas menyambut ramadan gini, nemu tulisan 'lokal' yang srius (agama) tapi bikin daku cengar-cengir sendiri..

ah iya?

iya ...
pengen yg segar2 ...coba liat deh di

http://www.kuntum-indonesia.org/pebble/2007/09/08/1189261260000.html


motherhood....ternyata cepat sekali


"masa motherhood itu ternyata cepat sekali"
Begitulah sms an ku kepada seorang sahabat

Iya begitu lah rasanya. hepi. sedih. sejuta harapan. sepi...

Baru saja kemaren mengantar si nomor dua ini ke dokter gigi demi cabut gigi salah satu baby tooth nya yang keropos.

Pun pernah baca ini yang namanya 'empty nest' syndrome (bener gag siih). Masa iya gitu lhoh..
gw yang selalu sok sibuk, apalagi si sulung sudah duluan keluar rumah, sedangkan ini yang ke dua kali nya, ternyata masih juga kena juga sindrome ini..

Bulan Agustus kemaren benar-benar bulan penyesuaian.
Buat Prass, dengan tinggal di hall jadi belajar mandiri, bergaul, menata diri, me manage waktu tuk belajar, cari duit, olah raga, dan banyak lagi pasti nya dalam kehidupan seorang 'freshman.
Buat gw juga belajar mandiri..hehehe tidak ada lagi (at least tidak sesering dulu), prass yang menemani jogging (secara dia hobi juga lari gitu lho).
tidak ada lagi, prass yang jadi sparing partner tennis jikalau partner tennis ku pada cancel di menit-menit terakhir.
Buat adik-adik nya, si abang yang jadi tutor andalan sudah tidak di rumah, jadi harus pada balik pada belajar sama mami nya.
hmmh

Honestly, ternyata sebulan lebih baru agak reda rasa 'posesif' itu.

Terima Kasih juga buat sahabat di Yishun sana yang telah memberikan semangat and words of wisdom nya.

Salah satu kirimannya, saya bagi bersama disini

Dan seorang wanita tua yang mendekap anaknya, berkata :
"Bicaralah pada kami tentang anak-anak ......".

Maka orang bijak pun berkata : Putramu bukanlah putramu. Mereka adalah putera-puteri kehidupan yang mendambakan
kehidupan mereka sendiri.Mereka datang melalui kamu, tapi tidak dari kamu.
Dan sungguhpun bersamamu, mereka bukanlah milikmu.
Engkau dapat memberikan rasa kasih sayangmu, tapi tidak pendirianmu. Sebab mereka memiliki pendirian sendiri.
Engkau dapat memberikan tempat berpijak bagi raganya, tapi tidak jiwanya lantaran jiwa mereka ada di masa datang,
yang tidak bisa engkau capai sekalipun dalam mimpi.Engkau boleh mengikuti alam mereka, tapi jangan mengharap mereka
dapat mengikuti alammu.
Sebab hidup tidaklah surut ke belakang, tidak pula tertambat di masa lalu.Engkau adalah busur, dimana anak panah
kehidupan putera-puterimu melesat ke masa datang. ( Kahlil Gibran, 1883 - 1931)